πŸ› οΈ Pembayaran sedang dalam perbaikan (maintenance). Kamu tetap bisa mendaftar, membaca ebook gratis dan menyimpan ebook ke keranjang.
Alat gratis Β· tanpa daftar

Kalkulator Titik Impas (BEP)

Hitung berapa produk yang harus terjual per bulan dan per hari agar usaha tidak rugi, lalu target jualan untuk laba yang kamu inginkan.

Biaya dan harga

Sewa, gaji tetap, listrik dasar, internet, cicilan alat.
Bahan, kemasan, potongan platform per produk (HPP).
Isi 0 bila hanya ingin tahu titik impas.

Cara menghitung titik impas usaha

Setiap produk yang terjual menyumbang margin kontribusi: harga jual dikurangi biaya variabelnya. Sumbangan inilah yang dipakai untuk menutup biaya tetap bulanan. Begitu biaya tetap tertutup, sumbangan produk berikutnya menjadi laba.

Contoh: kedai kopi kecil

KomponenAngka
Biaya tetap per bulanRp6.000.000
Harga jual per gelasRp18.000
Biaya variabel per gelasRp7.000
Margin kontribusi per gelasRp11.000
Titik impas (6.000.000 Γ· 11.000)546 gelas/bulan
Dengan 26 hari jualan21 gelas/hari
Target laba Rp4.000.000910 gelas/bulan (35/hari)

Kalau titik impasnya terlalu tinggi

Ada tiga tuas: naikkan harga jual, turunkan biaya variabel (belanja grosir, kemasan lebih efisien), atau tekan biaya tetap. Menaikkan harga Rp2.000 pada contoh di atas menurunkan titik impas dari 546 menjadi 462 gelas per bulan.

Menghitung harga pokok yang lengkap sebelum menghitung titik impas dibahas di ebook gratis Hitung Modal & Harga Jual yang Untung. Butuh versi Excel? Ambil templat Kalkulator HPP & Harga Jual yang punya lembar titik impas.

Pelajari lebih dalam

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu titik impas (BEP)?

Titik impas atau break even point adalah jumlah penjualan saat total pemasukan sama dengan total biaya, sehingga usaha tidak untung dan tidak rugi. Setiap produk yang terjual di atas titik impas menjadi laba.

Apa beda biaya tetap dan biaya variabel?

Biaya tetap dibayar berapa pun jumlah yang terjual, misalnya sewa tempat, gaji karyawan tetap, internet, dan cicilan alat. Biaya variabel ikut naik turun sesuai jumlah produk, misalnya bahan baku, kemasan, dan potongan marketplace per pesanan.

Bagaimana kalau produk saya banyak?

Pakai harga jual dan biaya variabel rata-rata, atau hitung untuk produk terlaris saja. Yang penting margin kontribusinya mewakili campuran penjualan yang sebenarnya.

Alat gratis lainnya

Konfirmasi