Tiga dapur, tiga resep, dan tiga orang yang akhirnya mengerti bahwa takaran terbaik tidak pernah tertulis.
Dari sepat ikan bakar di Sumbawa, pendap berbungkus daun talas di Bengkulu, sampai sagu lempeng beraroma pala di Fakfak: enam episode tentang resep yang berpindah dari tangan tua ke tangan muda. Tiga cerita pertama selesai sekali baca; tiga episode berikutnya menyambung ketiga dapur itu lewat sepiring sepat di kos Mataram, dua ratus pesanan pendap, dan sebuah forna baru. Setiap dapur menyimpan pelajaran yang tidak bisa ditulis di buku resep mana pun: sabar, ingatan, dan cara mencintai lewat masakan.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!