Pensiunan yang datang ke rapat demi gorengan, pulang membawa buku kas dan tiga grup WhatsApp.
Pak Darmo, pensiunan pegawai kantor kecamatan di sebuah perumahan di Bekasi, datang ke rapat RT hanya karena ada gorengan. Ia pulang sebagai bendahara arisan, anggota tiga grup WhatsApp warga, dan pengirim stiker kambing joget paling terkenal se-RT 05. Ketika kas arisan tiba-tiba kurang tiga ratus ribu dan lomba tujuh belasan memecah warga menjadi kubu emak-emak dan bapak-bapak, Pak Darmo harus belajar mencatat uang orang lain dengan jujur, sambil tetap menjaga martabat di depan istri dan cucunya.